Serj Tankian - Empty Walls | Lirik, Terjemahan, Interpretasi & Pembahasan

August122013

empwal-st-int-n1.jpg


Secara sepintas, album solo pertama Serj Tankian yaitu Elect the Dead sangat kental dengan nuansa illuminati, freemason dan sejenisnya karena terpampang dengan jelas lambang Mata Satu pada sampul album maupun lagunya. Sehingga banyak orang yang menduga ia merupakan anggota illuminati ataupun freemason. Lambang Mata Satu sangat identik dengan Yahudi karena itu lambang dewa Mesir kuno pada zaman Fir'aun yang merupakan tempat asal mereka yang sebenarnya. Pada awalnya, illuminati merupakan gerakan rahasia Yahudi untuk menghancurkan Kristen dari dalam maupun luar. Namun, di zaman modern ini muncul freemason dimana cakupannya lebih luas yaitu untuk membentuk Tatanan Dunia Baru yang menghendaki adanya pemerintahan yang memerintah dunia dengan satu Tuhan yang sama namun dalam peraturan yang berbeda-beda sesuai kepercayaan masing-masing dengan kedok perdamaian dan Hak Asasi Manusia.

Tidak hanya saat berkarir solo, ketika System of a Down masih aktif pun ada beberapa lambang Mata Satu yang dipakai dalam sampul konser maupun album sehingga tidak hanya Serj Tankian namun System of a Down pun sudah lebih dulu diduga banyak orang sebagai anggota illuminati atau freemason. Sehingga sebagai penggemar, saya mencoba meneliti, mendalami dan mencari tahu kebenaran tentang hal ini. Dan ada 1 kesan yang dapat saya ungkapkan bahwa bungkus kado yang bagus belum tentu isinya bagus dan sebaliknya, jadi untuk mengetahui hadiah yang di dalamnya maka harus dibuka dulu pembungkusnya.

soad-fuck-sistem-dajal-n1.jpg
Salah satu sampul konser SOAD saat album Toxicity tahun 2001


2005-matapenghipnotis-n1.jpg
Salah satu sampul alternatif album Mezmerize tahun 2005


empwal-st-int-n0.jpg


Serj Tankian - Empty Walls

Album : Elect the Dead
Year : 2007
Track : 1


Lyric :


Your empty walls,
empty walls,
Pretentious adventures,
Dismissive apprehension,
Don't waste your time,
On coffins today, When we decline,
From the confines of our mind,
Don't waste your time,
On coffins today...
Don't you see their bodies burning?
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication,
Don't you see their bodies burning?
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication,
I want you to be left behind those empty walls,
Told you to see from behind those empty walls...
Those empty walls, When we decline,
From the confines of our mind,
Don't waste your time,
On coffins today...
Don't you see their bodies burning?
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication,
Don't you see their bodies burning?
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication,
I want you to be left behind those empty walls,
Told you to see from behind those empty walls,
Want you to be left behind those empty walls,
I told you to see from behind those empty walls,
From behind those empty walls,
From behind those empty walls,
The walls!
From behind those empty walls...
I loved you yesterday,
Before you killed my family,
Don't you see their bodies burning?
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication,
Don't you see their bodies burning,
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication,
I want you to be left behind those empty walls,
Told you to see from behind those empty walls,
(Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication...)
(Don't you see their bodies burning?
Desolate and full of yearning,
Dying of anticipation,
Choking from intoxication...)
I told you to see from behind those empty walls,
(Fuck your empty walls, fuck your empty walls)
From behind those empty walls,
(Fuck your empty walls, fuck your empty walls)
From behind those fucking walls,
(Fuck your empty walls, fuck your empty walls)
From behind those goddamn walls,
Those walls!
Those walls!



Terjemahan :


Dinding kosongmu,
dinding kosong,
Petualangan yang megah,
Meremehkan ketakutan,
Jangan buang waktu Anda,
Pada peti mati hari ini,
Ketika kita menolak,
Dari batas-batas pikiran kita,
Jangan buang waktu Anda,
Pada peti mati hari ini,
Tidakkah Anda melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan,
Tidakkah Anda melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan,
Aku ingin kau tinggalkan balik dinding-dinding kosong itu,
Menyuruhmu untuk melihat dari balik dinding-dinding kosong itu...
Dinding-dinding kosong itu,
Ketika kita menolak,
Dari batas-batas pikiran kita,
Jangan buang waktu Anda,
Pada peti mati hari ini,
Tidakkah Anda melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan,
Tidakkah Anda melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan,
Aku ingin kau tinggalkan balik dinding-dinding kosong itu,
Menyuruhmu untuk melihat dari balik dinding-dinding kosong itu...
Berharap kau tinggalkan dinding-dinding kosong itu,
Aku bilang untuk melihat dari balik dinding-dinding kosong itu,
Dari balik dinding-dinding kosong itu,
Dari balik dinding-dinding kosong itu,
Dinding itu,
Dari balik dinding-dinding kosong itu,
Aku mencintaimu kemarin,
Sebelum kau membunuh keluargaku,
Tidakkah Anda melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan,
Tidakkah Anda melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan,
Aku ingin kau tinggalkan balik dinding-dinding kosong itu,
Menyuruhmu untuk melihat dari balik dinding-dinding kosong itu...
(Terpencil dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan ...)
(Tidakkah kau melihat tubuh mereka terbakar?
Sepi dan penuh kerinduan,
Sekarat antisipasi,
Tersedak dari keracunan ...)
Aku bilang untuk melihat dari balik dinding-dinding kosong,
(Persetan dinding kosongmu, persetan dinding kosongmu)
Dari balik dinding-dinding kosong itu,
(Persetan dinding kosongmu, persetan dinding kosongmu)
Dari balik dinding-dinding sialan itu,
(Persetan dinding kosongmu, persetan dinding kosongmu)
Dari balik dinding-dinding Maha Terkutuk itu,
Dinding itu!
Dinding itu!



Interpretasi :


Penentangan terhadap sebuah simbol yang memberikan dampak negatif terhadap kehidupan. Ditambah keprihatinan terhadap ketidakadilan, kesengsaraan dan kematian yang tercipta akibatnya.


Pembahasan :


Mungkin ini menyangkut cerita sejarah yang panjang menyangkut kota suci bagi 3 agama samawi yaitu Yerussalem dimana kekuasaannya silih berganti dengan melahirkan 3 simbol penting bagi masing-masing agama samawi.

empwal-st-int-n2.jpg
Sketsa Kuil Sulaiman pada masa lampau


Setelah leluhur umat Yahudi keluar dari Mesir untuk menghindari kejaran Fir'aun. Secara berangsur-angsur mereka membuat peradaban baru di kota Yerussalem. Simbol dari peradaban mereka adalah dengan adanya bangunan Kuil Solomon yang berdiri di atas bukit Zion sebagai tempat utama peribadatan. Namun, pada saat kerajaan Babylon berhasil merebut Yerussalem maka Kuil Solomon pun dihancurkan dan mereka dijadikan budak jajahan. Setelah sekian lama, munculah kekaisaran Romawi yang berhasil mengalahkan Babylon dan membebaskan penduduk Yerussalem dari penjajahan. Dengan menjadikan Yerussalem sebagai wilayah pemerintahan, Romawi pun membantu umat Yahudi mendirikan kembali Kuil Solomon walaupun kekaisaran Romawi menyembah matahari. Lalu setelah cukup lama, lahirlah agama Kristen dan terus tumbuh pesat sehingga Yerussalem pun didiami oleh 2 agama. Pertentangan dan pertempuranpun tidak dapat dielakkan antara Yahudi dan Kristen untuk mendominasi Yerussalem. Lalu munculah imperium Persia yang berhasil mengalahkan Romawi dan merebut Yerussalem yang menjadikannya wilayah kekuasaan. Dalam kekuasaan Persia, Kristen pun harus terusir dari Yerussalem karena Persia lebih berpihak kepada Yahudi. Imperium Persia lebih lunak kepada Yahudi yang tunduk kepada pemerintahannya. Romawi pun menggalang kekuatan bersama Kristen untuk merebut Yerussalem yang akhirnya berhasil mengalahkan Persia sehingga giliran Yahudi yang harus terusir. Kuil Solomon pun hancur untuk yang kedua kalinya oleh pasukan Romawi yang kemudian umat Kristen pun mendirikan Gereja di atas puing-puingnya.

empwal-st-int-n3.jpg
Peta Masjidil Aqsa masa sekarang


Selang beberapa lama kekholifahan Islam pun lahir. Di bawah kholifah Umar bin Khothob, pasukan Islam yang dibantu Yahudi akhirnya dapat merebut Yerussalem. Namun atas prakarsa Umar, Yerussalem pun boleh didiami oleh 3 agama samawi dengan menjaga kerukunan di antara sesama umat beragama sehingga tidak ada yang harus terusir. Masjidil Aqsa pun mulai berdiri yang berdampingan dengan tempat ibadah 2 agama lain. Mulai saat itu, Yerussalem pun terus berada dalam kekuasaan kekholifahan Islam hingga runtuhnya Kekholifahan Turki Ottoman. Dan negara Palestina pun merdeka walaupun hanya hingga tahun 1948 dengan dimulainya pendudukan Israel sehingga sekarang dikuasai kembali oleh Yahudi.

empwal-st-int-n4.jpg
Dinding luar bangunan Museum yang diduga bekas bangunan Gereja Tua Yerussalem


Walaupun Yerussalem berada dalam kuasa Israel tetapi kompleks Masjidil Aqsa tetap dilindungi oleh hukum internasional. Rencana Zionist untuk membentuk Tatanan Dunia Baru ada pada simbol dinding sebelah Barat kompleks Masjidil Aqsa yang diyakini sebagai bekas dinding yang masih asli dari Kuil Solomon yang disebut Dinding Ratapan. Dinding ini menjadi kiblat bagi umat Yahudi sedunia sebagai tempat untuk beribadah dan berdo'a kepada Tuhannya. Serta patok pondasi untuk Israel mendirikan kembali Kuil Solomon untuk yang ketiga kalinya.

empwal-st-int-n5.jpg
Dinding sebelah Barat Kompleks Masjidil Aqsa (Dinding Ratapan)


Jadi setelah membaca sejarah panjang di atas, kita dapat sedikit mengerti hubungan antara sampul dan judul lagu ini. Sehingga menurut saya, Serj Tankian bukanlah illuminati, freemason, zionist atau sejenisnya dimana karyanya ini hanya bentuk ekspresi dari pemikirannya karena isu tentang illuminati, freemason, zionist atau sejenisnya sangat jarang yang mengangkat ke publik.


Terkait dengan coretan down-arrow

<^> Elect the Dead album | Serj Tankian Video & MP3


1 klik iklan nya bro smile



vikingoisoadcjr.mwb.im


Bagikan ke Facebook Bagikan ke Twitter

Komentar

5 tanggapan untuk "Serj Tankian - Empty Walls | Lirik, Terjemahan, Interpretasi & Pembahasan"

Phejhenkbocahrantau pada 10:33, 12-Agu-13

Sip dah ah, ijin nyimak dulu ya sob mrgreen

Rohendi Akatsuki pada 11:26, 12-Agu-13

keren master. .


http://rohendi.mywapblog.com/jack-the-giant-slayer-movies.xhtml

John Kampret pada 12:02, 12-Agu-13

kalo dilihat sampul albumnya memang seperti simbol yahudi (mata satu) tp kalo lihat video clipnya, sngat jelas lagu ini ttg invasi AS di timur tengah yg notabene beragam islam, khususnya irak yg plng menonjol disitu.

"I loved you yesterday, Before you killed my family"

sngt menyentuh liriknya

rivaldy pada 12:31, 12-Agu-13

ane nyimak dulu gan

Asep Ahya Alansori pada 22:24, 12-Agu-13

@John Kampret,
ya begitulah mas, intinya kritis tentang penentangan bukan dukungan
@all,
tengkyu telah singgah

Langganan komentar: [RSS] [Atom]

Komentar Baru

[Masuk]
Nama:

Email:

Komentar:
(Beberapa Tag BBCode diperbolehkan)

Kode Keamanan:
Aktifkan Gambar


 
Kembali ke Atas